Surat Untuk Rabb-ku #19


Oleh: Fitri A.B.

Rahman, aku tidak tahu siapa lelaki yang Engkau takdirkan menjadi imamku kelak. Bahkan inisial namanya saja aku tak tahu. Mungkin karena jodoh adalah satu hadiah paling mengejutkan untukku atau hamba-Mu yang juga tengah menunggu dan mencari.

Seperti kata-Mu ya Rabb, bahwa perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, semoga Kau permudah diriku setiap kali mengusahakan apa-apa yang baik menurut-Mu di hidupku. Semoga Kau pun tak pernah jemu mendengar doaku tentangku dan dia yang masih Kau rahasiakan.

Rahman, sampaikan aku pada saat itu segera ya. Pada pernikahan yang Engkau dan kedua orangtuaku ridhoi dan berkahi, dengan lelaki terbaik pilihan-Mu. Sampai ketika nanti aku Engkau panggil, aku ingin 2 status itu telah tersemat padaku, seorang istri dan seorang Ibu. Aamiin….

22 Juni 2012, in my simple room

Iklan

Surat Untuk Rabb-ku #1


Oleh: Fitri A.B.

Rabb;

Bahkan ketika Kau titipkan aku sederet kebahagiaan

Aku sering lupa mengukir rasa syukur dengan sebenar syukur

Pada-Mu;

Tersirat atau tersurat

Sampai aku menemui luka atau pedih di tengah perjalananku

Baru kuingati diri-Mu;

Sambil kutatap kembali langkah-langkahku yang berlalu

Banyak kealpaanku pada-Mu menjadi jejak-jejak yang menyesakkan

Kurangkum segala rayu

Berharap Kau luluh

Atau sekedar memberi selaksa kasih padaku

Sebab kekosongan hati akan diri-Mu

Kepergian-Mu dariku

Itu yang kutakutkan…

Pun lewat seringkas kata hati

Kusampaikan maaf pada-Mu

Sebab;

Aku sering lupa memujimu lewat tasbihku

Padahal segenap lebih dan kurang adalah kesempurnaan-Mu

Aku sering enggan mengakui kebesaranmu

Sementara kedipan mata ini, detak jantung ini dan desah nafas ini cuma Kau pengaturnya

Aku juga sering menduakanMu dalam sadarku

Padahal kuyakini dalam hati Kau Maha Cemburu

16 November 2010