Kiat Agar Penerjemah Disayang Penerbit


Dina's Pensieve

cats-hugging-11162010-19[credit]

Tanggal 24 Mei 2014, Himpunan Penerjemah Indonesia Komda Jawa Barat mengadakan acara pertemuan dengan topik “Bukan Sekadar Penerjemah Buku” di Bandung dengan narasumber Anton Kunia (Penulis, Penerjemah dan Manajer Redaksi Penerbit Serambi), Fahmy Yamani (Penerjemah Buku) dan Eva Nukman (Penerjemah, penulis dan Editor).

Berikut kiat-kiat agar penerjemah “disayang” penerbit, oleh-oleh dari Mas Anton.

  • Menguasai dengan baik perangkat menerjemahkan (bahasa asing, bahasa sasaran, program komputer, referensi – termasuk pengetahuan tentang ejaan yang berlaku).
  • Hasil terjemahan dikerjakan sebaik-baiknya, “sudah bersih” tidak perlu terlalu banyak disunting
  • Menyerahkan hasil terjemahan tidak melebihi tenggat.
  • Bersedia memberi umpan balik, masukan, atau kritik membangun terkait terjemahan.
  • Mau mengikuti gaya selingkung penerbit untuk memudahkan proses penyuntingan.
  • Memiliki pengetahuan tambahan & referensi yang baik terkait teks yang diterjemahkan.
  • Menjaga komunikasi dg penerbit (dalam hal ini editor), baik terkait teknis penerjemahan maupun hal2 nonteknis.
  • Mudah dihubungi.
  • Bersikap terbuka kepada penerbit.
  • Sebaiknya tidak mengerjakan banyak order terjemahan pada saat yang…

Lihat pos aslinya 87 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s