Ketika Selangkah Lagi


Oleh: Fitri A.B.

Kadang justru di saat selangkah lagi kita sampai di impian kita, kita diminta untuk bersabar dan tidak terburu-buru. Tidak terburu-buru mengatakan ya atau tidak, memutuskan ini dan itu dan sebagainya. Untuk selangkah lagi ternyata kita masih harus banyak bersabar dan menunggu. Banyak.

Bukan, ini bukan menyerah dan berpasrah. Bersabar dan menunggu tidak selamanya berarti diam dan santai. Dalam selangkah lagi menuju impian itu, banyak sekali yang bisa kita lakukan.  Dalam kebingungan yang tak menentu, kita punya Allah untuk berkeluh kesah. Kita juga punya orang-orang yang bisa kita ajak ngobrol dan bertukar pikiran. Orang-orang baik dengan banyak pengalaman hidup. Impian itu bisa saja harus ditempuh lewat jalan yang tak pernah kita pikirkan. Sepatu yang harusnya kita pakai untuk selangkah lagi sampai di impian itu bisa saja ada pada orang lain dan kita sendiri yang harus menjemputnya.

Selangkah lagi itu bisa saja perjalanan panjang tapi bisa saja sudah sangat dekat. Dekat sekali. Mari bersabar dengan sabar yang baik. Allah mendengar doa-doa kita. Melihat usaha-usaha kita.

فَاصْبِرْ صَبْراً جَميلاً

“Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.” (QS.Al-Ma’aarij: 5)

24082015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s