Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita


Foto dari google

Foto dari google

Oleh: Fitri A.B.

“Merdeka itu kalau tak ada hak yang terabaikan. Jadi, perjuangkan hak kita dan orang-orang di sekitar kita dengan cara yang elegan dan terdidik. Jangan mau “dijajah” dan jadi “penjajah” untuk saudara kita yang lain.” (Fitri A.B.)

Sudah 70 tahun kita merdeka, artinya sudah 70 kali upacara kemerdekaan negara kita tercinta, Republik Indonesia kita laksanakan. Penuh haru melihat pelaksanaan peringatan kemerdekaan di istana negara hari ini walaupun melihatnya hanya dari TV, terutama saat melihat pasukan paskibra sigap dalam mengibarkan bendera Merah Putih. Terkabar pula bahwa kali ini undangan yang hadir dalam upacara di Istana Negara juga berasal dari masyarakat umum. Kata pembawa berita pagi tadi, salah satu tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa presiden dekat dengan rakyatnya. Apapun itu semoga niat baik semua pihak di negara ini di kemerdekaan negara RI yang ke-70 ini dapat terwujud dan menjadi jembatan untuk Indonesia yang lebih baik. Kekhidmatan peringatan kemerdekaan hari ini dan jerih payah perjuangan para pejuang negeri ini semoga menyentuh hati para koruptor untuk bergegas memperbaiki nasib bangsa ini dengan berhenti korupsi. Mengingatkan para wakil rakyat bahwa mereka juga pejuang untuk Indonesia yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Hari ini makna merdeka tergantung pada siapa yang memaknainya. Hanya saja jika ditelisik makna merdeka identik dengan bebas dari belenggu, “penjajahan”, dan keterpurukan. Tidak melulu perang atau perlawanan fisik, tapi lebih dari itu. Apalagi hari ini kita tak merasakan beratnya perjuangan para pahlawan kita mengusir penjajah dari Indonesia. Ah ya, beri “kemerdekaan” pada orang-orang di sekitar kita agar kita tak menjadi “penjajah”. Kadang, banyak yang tak sadar jika mereka sudah menjadi “penjajah” untuk saudaranya yang lain.

Kita doakan para pejuang kita diberikan balasan paling baik oleh Allah, juga pejuang-pejuang Indonesia hari ini yang barangkali niat baik dan jasanya tak tersoroti media. 70 tahun merdeka semoga sudah sepenuhnya memerdekakan hak para guru-guru kita, para generasi muda, para ilmuwan negara ini, dan seluruh bangsa Indonesia. Kemuliaan dan kemajuan negara ini ada dan terjaga kalau para pemimpin atau pemerintah bersinergi dengan masyarakatnya dalam banyak kebaikan. Dalam menciptakan perubahan.

“Saya selalu percaya bahwa bangsa Indonesia punya dua cara untuk menjadikan Indonesia sesuai dengan yang diharapkan: 

1. Menuntut perubahan dan 

2. Menciptakan perubahan.” (Pandji Pragiwaksono, Nasional.is.Me)

Di 70 Tahun Kemerdekaan Negaraku, 17 Agustus 2015

(Diikutkan dalam Lomba Penulisan pada Personal Blog Seputar Peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan RI oleh KEMKOMINFO. #RI70.  http://kominfo.go.id/  )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s