Mereka Guru Saya


Oleh: Fitri A.B.

The mediocre teacher tells.ย  The good teacher explains.ย  The superior teacher demonstrates.ย  The great teacher inspires.
~William Arthur Ward

Pali2ng ingat sama wali kelas saya saat kelas 4 SDย yang sudah mengajari dan membiasakan saya (kami) tulisan sambung (tali). Banyak manfaat dan pengalaman yang saya dapat setelah tanpa saya sadari banyak yang tahu kalau tulisan saya tulisan sambung. ๐Ÿ™‚

Paling ingat sama salah seorang guru MTsN saya yang sudah berhasil memotivasi saya untuk hafal doa panjang yang biasa dibaca saat upacara bendera. Waktu di MAN, doa itu yang saya pakai saat ada seleksi penerjunan siswa untuk tim safari ramadhan. Salah satu tesnya disuruh baca doa terpanjang yang kita tahu. Alhamdulillah saya lulus seleksi. ๐Ÿ˜€

Paling ingat sama salah seorang guru MAN saya yang sudah belikan saya kacamata ketika kelas 1 MAN. Panjang ini mah ceritanya. ๐Ÿ™‚

Paling ingat sama salah seorang guru MAN saya yang sudah bikin saya jatuh cinta sama pelajaran Biologi. Sampai sempat bercita-cita pengin jadi dokter saya. ^_^

Paling ingat sama guru Bahasa Indonesia saya waktu MAN. Beliau menjadi salah satu sosok yang paling perhatian ke saya ketika saat itu saya ada satu masalah. Pelajarannya pun saya suka, sebab mendukung minat saya di bidang kepenulisan. ๐Ÿ™‚

Paling ingat sama semua guru Bahasa Inggris saya sejak SD sampai kuliah. Termasuk cara mereka mengajar dan karakternya masing-masing. Pelajaran kesukaan soalnya. =D Paling ingat sama dosen-dosen saya yang selalu berusaha objektif dan teliti dalam menilai mahasiswa. Belajar banyak dari mereka. ๐Ÿ™‚

Akan selalu saya ingat, guru kehidupan saya sejak dalam rahim hingga sekarang. Mendidik dan mengajarkan banyak hal. Sosok yang paling berjasa mengajarkan si Fitri kecil cara membuat tanda tangannya dan menulis surat untuk sahabat pena. Mamak. ๐Ÿ™‚

Akan selalu saya ingat, guru kehidupan saya juga, motivator terbaik untuk urusan pendidikan dan masa depan. Sosok yang dulu meyakinkan Fitri kecil supaya langsung ke Al-Qurโ€™an padahal alif-alif belum khatam karena satu peristiwa yang tidak akan terlupa. Benar saja, sejak saat itu Fitri kecil bisa baca Al-Qurโ€™an. Ayah. ๐Ÿ™‚

Tulisan ini bukan bermaksud membeda-bedakan para guru saya. Semua guru saya punya andil yang sama dan besar untuk perjalanan saya sampai sekarang. Tapi dari mereka tersebut di atas, saya menyimpulkan dan mendapatkan banyak hal. Paling tidak, mereka sudah memberikan dan meninggalkan kenangan baik yang tidak terlupa di ingatan saya. Pada anak didik saya nanti pun, saya akan berusaha seperti mereka. Meninggalkan kenangan baik di ingatan anak didik saya. Menginspirasi. Ceritanya sedang berjuang untuk bisa menjadi dosen yang baik. Cita-cita ini. ๐Ÿ™‚ Selamat hari guru untuk semua guru-guru saya. Semoga tiap lelah dan jasa dibalas oleh Allah dengan kebaikan yang tak habis-habis. Merindukanmu, para guruku. ๐Ÿ™‚