Soal Kepulanganmu….


Oleh: Fitri A.B.

Nanti, sepulangmu bawakan aku hujan saja.

Hujan yang pecah di ujung bebatuan.

Hujan yang teduh di mukim dedaunan. Hujan yang selalu larik di labirin puisi.

Hujan yang mencuri rindu dari balik jendelaku. Hujan yang menyembunyikan huruf-huruf di hatimu.

_12 Juli 2012_

Iklan

Adalah Puisi


Oleh: Fitri A.B.

Puisi adalah puisi sejak hari itu. Semenjak Tuhan mentakdirkan apa yang tak pernah jadi doaku sebelumnya.

Semenjak aku mulai menyajakkan pertemuan kita.

Ah, tapi kurasa itu doa kecil dan sederhana yang pernah kuritmikkan sejak dulu.

Hanya saja aku agak lupa di menit yang mana. Dan apakah itu juga pernah terdoa olehmu.

Puisi tetap puisi hari ini dan nanti.

Dan bukankah sehelai daun yang jatuh sampai ke tanah itu adalah takdir yang terdoa oleh mereka sebelumnya.

Takdir paling kertap di labirin hati.

_2012_