Membincangkan Rindu #3


Oleh: Fitri A.B.

Jangan tanya apa rasanya jika bertemu dengan yang (paling) dirindu. Sekalipun rasa itu tersembunyi, kau bisa mendengarnya pada tiap sisi angin yang kemarin menutupi segala resah. Ya, sejenak rindu itu usai. Sebab sekali lagi, pertemuan adalah satu-satunya cara paling ampuh ‘tuk melepaskan hati dari rindu itu. Kapan pun itu.

Ada yang harus kita persiapkan setelah pertemuan kali ini. Mau tidak mau, sadar tidak sadar, tiap etalase paling sendu mata kita kan disesaki rindu lagi. Sebab nyatanya, perpisahan masih menjadi bagian dari perjalanan kita. Kita bertemu, lalu berpisah. Bertemu lagi, lalu berpisah  lagi. Begitu seterusnya. Perjalanan yang melelahkan, bukan?

Lain waktu, kita perlu berakad pada waktu dan hati masing-masing. Bahwa ini hanya ‘tuk sesaat. Sebab tetap harus ada ujung pada setiap hal di hidup kita. Begitu pun rindu. Dan hari ini, aku masih merindu. Sebab temu yang sejenak dan tak terencana, mungkin belum bisa menyudahi rindu.

-250312-

Iklan

2 thoughts on “Membincangkan Rindu #3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s