Membincangkan Rindu #1


Oleh: Fitri A.B.

Bukan membenci rindu. Hanya saja itu akan menjadi sesuatu yang menjengkelkan jika tak tuntas dan menemu ujung yang seharusnya. Maka kadang aku melempar tanya pada waktu: “Kenapa harus ada temu kemarin?” Barangkali, aku salah jika bertanya begitu. Sebab satu sisi hatiku berkata, bahwa tiap temu, begitu pun perpisahan, ada Allah di sana. Dan rindu, kurasa adalah satu keniscayaan bagi tiap manusia sepulang mengakhiri sebuah temu dan memulai kata “perpisahan”. Dan untuk pertemuan berikutnya, direncanakan atau tidak, Allah juga ada di sana. Maka lagi-lagi kembali pada waktu dan harap yang lama bergelayut di hati, tentang temu yang indah lagi, nanti.

Tentang rindu. Harusnya ia tak perlu sering-sering menjengukku dan berteduh di sini, di hati. Bukankah harusnya ia datang tiap kali kita berjauhan. Ya, maksudku dalam jarak yang tak terhitung. Ah, aku hampir lupa. Rindu juga akan merongga di nadi kita meski kita berdekatan. Sebab jarak yang dekat tanpa temu yang sederhana dan apa adanya tetap saja menyalakan rindu. Kalau pun kita tak miliki temu yang sederhana itu, semoga kita masih ingat ‘tuk menjumpakan harap ini di tiap doa kita yang sendu.

Maka rindu akan merantai 24 jam ini menjadi 365 hari yang meresahkan. Mendadak segala episode kehidupan terasa amat lambat. Kenangan pun tak mau mengalah. Melangkah ke sana kemari di sekitar ingatan dan hati. Tapi kurasa, aku pun harus menyadari bahwa membincangkan rindu adalah perbincangan paling panjang selagi tak ada temu (lagi).

“Rahman, pertemukan aku dengan yang kurindu dalam temu yang sederhana dan  berkebaikan.

-150312-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s